Tegas, Ulama Gresik Ingin Usir Yahudi dari Tanah Palestina

184
Para Ulama foto bersama setelah mengikuti Mudzakarah Ulama Aswaja

Gresik, Mediasiar.com – Sekitar seratus Ulama, Ustadz, Santri, dan sejumlah Muhibbin berkumpul di Gresik dalam acara Mudzakarah Ulama bertema “Solusi Tuntas Masalah Palestina adalah Jihad dan Khilafah”. Dalam acara yang digelar pada Sabtu, 13 Januari 2018 hadir sejumlah Tokoh sebagai pembicara yaitu: KH. Drs. Faiq Furqon dari Sidayu; Al Fadhil Al Ustadz Drs. Muhammad Haris, M.Pd dari Majlis Taklim Mata Hati, Gresik; Sohibul Fadilah Ust. Drs. Rodi Masykur, M.Pd, sebagai tuan rumah dan sohibul majlis; dan Al Mukarram Kyai Bakir dari ulama Muhammadiyah kecamatan Dukun, Gresik.

Dalam paparannya, KH. Faiq Furqon banyak mengupas sejarah berdirinya Israel di bumi Palestina. Yahudi, menurutnya, memang punya ambisi untuk mempunyai negara khusus untuk mereka. “Setelah sebelumnya mereka mau membeli tanah Palestina kepada Khalifah Turki Utsmani, Sultan Abdul Hamid, tapi kemudian ditolak, orang-orang Yahudi tidak putus asa. Mereka terus mencari cara untuk bisa menduduki Palestina, yang menurut keyakinan mereka adalah tanah yang dijanjikan.” Kata pengisi rutin kajian tafsir ini. Maka pasca perang dunia I, lanjut Faiq, atas restu Inggris, sejumlah penganut Yahudi berbondong-bondong datang ke tanah Palestina. Dan pasca perang dunia II, atas prakarsa Amerika Serikat, negara Yahudi berdiri.

Sedangkan Al Fadhil Al Ustadz Muhammad Haris mengatakan bahwa sampai saat ini Yahudi memang tetap berambisi ingin merampas tanah Palestina dengan paksa. “Mereka tidak segan-segan menumpahkan darah kaum Muslimin.” Katanya. Karena itu, menurut Haris, persoalan Israel-Palestina ini bukan masalah tapal batas tapi mereka itu penjajah. “Jadi, solusinya bukan two state, tapi Yahudi harus diusir dari tanah Palestina.” Tandasnya. Ia juga optimis umat Islam mampu mengalahkan Israel yang penduduknya hanya belasan juta saja. Sedangkan kaum Muslimin se dunia jumlahnya sekitar 1,6 milyar. Ia menambahkan, jika kaum Muslimin memiliki pemimpin, yakni Khalifah maka pasti Israel akan mudah diusir dari Palestina. “Sekarang ini kaum Muslimin tidak mampu mengusir Yahudi dari Palestina karena mereka tidak punya pemimpin. Maka berarti kita wajib mewujudkan khilafah, institusi yang akan menggerakkan militer umat Islam untuk berjihad melawan Israel.” Pungkasnya.

Senada dengan Muhammad Haris, Kyai Bakir menegaskan, agar umat Islam berpegang teguh kepada syariatnya. Karena kelemahan umat Islam saat ini akibat mereka mengikuti cara hidup orang Yahudi. “Kalau kita berpegang kepada syariat Islam kita tidak akan mudah dijajah Yahudi. Tiap hari kita membaca kalimat rodhitu billahi Robban, wabil islami dinan, wabi muhammadin Nabiyyan warosulan…, (saya rela Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Muhammad sebagai Nabi dan Rasulku…) itu artinya kita hanya disuruh untuk berpegang kepada syariat Islam saja.” Jelasnya.

Sohibul Fadilah, Al Mukarrom Ustadz Rodi Masykur menutup acara mudzakarah dengan memberikan pesan dan himbauan agar seluruh umat Islam memikirkan nasib warga Palestina. Menurutnya, Palestina merupakan masalah seluruh kaum Muslimin. Maka semua umat Islam harus bahu membahu menyelesaikan masalah Palestina dengan mewujudkan kepemimpinan umat Islam yakni Khilafah ‘ala minhajin Nubuwwah.

Dalam acara mudzakarah ulama tersebut hadir sejumlah tokoh diantaranya, Al Mukarrom Al Ustadz Adam Cholil dari Majlis Taklim Risalatul Mu’awanah, Gresik; KH. Drs. Iffin Masrukhan, M.PdI yang merupakan pengasuh Majlis Tafaqquh Fiddin, Driyorejo; Al Ustadz Drs. Musthofa dari Menganti; Gus Mufid Nur Hidayat dari Yayasan Pendidikan dan Sosial Khoiru Ummah, Menganti; dan sejumlah ulama, ustadz, dan tokoh lain dari kecamatan Dukun, Sidayu, Manyar, dan sekitarnya.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.