Membludak TKA, Khilafah Solusi Nyata

179

Oleh: Aisyah Kholid (Komunitas Ibu Peduli Negeri)

Presiden Joko Widodo telah tanda tangani Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing pada tanggal 26 Maret 2018 dan diundangkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada 29 Maret 2018. Perpres ini berlaku setelah tiga bulan terhitung sejak tanggal diundangkan. (https://nasional.kompas.com/read/2018/04/05/10393051/jokowi-teken-perpres-permudah-tenaga-kerja-asing)

Perpres tersebut menuai kontroversi. Diduga berpotensi memudahkan tenaga kerja asing membanjiri Indonesia. Ironi, di sisi lain tak ada upaya serius tangani persoalan pengangguran di Indonesia.  Padahal jumlah pengangguran di Indonesia membludak.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, pada tahun 2017 telah terjadi kenaikan jumlah pengangguran di Indonesia sebesar 10.000 orang menjadi 7,04 juta orang (https://ekonomi.kompas.com/read/2017/11/06/153940126/agustus-2017-jumlah-pengangguran-naik-menjadi-704-juta-orang)

Bahkan, dari 121,02 juta orang yang bekerja, sebesar 7,55 persen masuk kategori setengah menganggur dan 20,40 persen pekerja paruh waktu. (https://www.bps.go.id/pressrelease/2017/11/06/1377/agustus-2017–tingkat-pengangguran-terbuka–tpt–sebesar-5-50-persen.html)

Padahal, dampak sosial dari pengangguran ini sangat merusak tatanan keluarga dan masyarakat. 70% perceraian terjadi karena sebab ekonomi. (https://www.kompasiana.com/bangdepan/inilah-penyebab-perceraian-tertinggi-di-indonesia_55094acaa3331122692e3965)

Angka kriminal-pun meningkat, menjadi jalan pintas penuhi kebutuhan hidup masyarakat yang semakin berat. Ironi. Dimanakah nurani itu? Rakyat melarat dianak tirikan di negeri sendiri.

Rindu rasanya pemimpin yang faham hadits Nabi saw :

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ عَنْ مَالِكٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَا كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ فَالْأَمِيرُ الَّذِي عَلَى النَّاسِ رَاعٍ عَلَيْهِمْ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْهُمْ وَالرَّجُلُ رَاعٍ عَلَى أَهْلِ بَيْتِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْهُمْ وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ عَلَى بَيْتِ بَعْلِهَا وَوَلَدِهِ وَهِيَ مَسْئُولَةٌ عَنْهُمْ وَالْعَبْدُ رَاعٍ عَلَى مَالِ سَيِّدِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْهُ فَكُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

Abdullah bin Umar, dia berkata: Rasulullah bersabda “Kalian semua adalah pemimpin dan bertanggung jawab terhadap rakyat yang dipimpinnya. Seorang amir/ pemimpin memimpin rakyatnya dan akan ditanya tentang kepemimpinannya itu. Seorang suami memimpin keluarganya, dan akan ditanya kepemimpinannya itu. Seorang ibu memimpin rumah suaminya dan anak-anaknya, dan dia akan ditanya tentang kepemimpinannya itu. Seorang budak mengelola harta majikannya dan akan ditanya tentang pengelolaanya. Ingatlah bahwa kalian semua memimpin dan akan ditanya pertanggung jawabannya atas kepemimpinannya itu.” [Al-Bukhari meletakkan hadits ini di kitab 49; Budak. Bab 17; dibencinya perbuatan menyiksa budak.]

Tentunya tak sekedar pemimpin yang amanah. Mesti diiringi dengan sistem khilafah, institusi penegak syariah secara sempurna dan paripurna. Secara konsep, sistem Islam akan membawa kesejahteraan. Membuka banyak pintu rakyat menunaikan kewajibannya mencari nafkah.

Membludaknya tenaga kerja asing di Indonesia. Terutama yang berasal dari Tiongkok. Mengindikasikan tak hanya Indonesia, di Tiongkok, bahkan di belahan dunia yang lain, membludak pengangguran. Persoalan yang perlu solusi. Dunia ini perlu solusi hidup. Sungguh, Khilafah lah solusi nyata. Dengan sistem politik luar negerinya yang bertolak pada dakwah dan jihad, memungkinkan senantiasa terjadi perluasan wilayah Khilafah. Sehingga memungkinkan terbebaskannya rakyat dunia dari persoalan hidup yang membelenggu mereka.

Khilafah solusi hidup. Mengimplementasi kedaulatan Ilahi yang tertuang dalam kitab suci dan hadits Nabi saw. Tak sekedar solusi, menegakkan khilafah adalah kewajiban syar’iy yang sudah jelas dibahas oleh para ulama mu’tabar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.