Hanya Sistem Islam yang Mampu Menyelamatkan Aset Negeri ini

49

Oleh : Novi Alfi

Sebuah perusahaan bernama unicorn mendapatkan kucuran dana dari asing yang jumlahnya tidak sedikit. Kucuran dana tersebut didapatkan setiap tahunnya oleh unicorn. Seperti yang dilansir dari detikfinance BKPM mencatat modal asing yang masuk ke Indonesia untuk e-commerce dan ekonomi digital mencapai US$ 2-2,5 miliar per tahun atau setara Rp 29 triliun-Rp 35 triliun, mengacu kurs Rp 14.000 per dolar AS. “Perkiraan kami policy yang masuk ke e-commerce 15%-20%. Ya US$ 2-2,5 miliar yang masuk per tahun,” kata Kepala BKPM Thomas Lembong dalam Diskusi FMB9 tentang “Investasi Unicorn Untuk Siapa” di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Selasa (26/2/2019).

Kucuran modal asing ke startup tersebut, menurutnya masih akan berjalan secara konsisten untuk ke depannya. “Masih e-commerce dan digital. Di setiap triwulan ada pengumuman, startup ini itu dapat berapa triliun, ya kan ini terus berjalan,” jelasnya. Dia mengatakan, sejak beberapa tahun terakhir, investasi internasional di Indonesia turun. Namun satu-satunya komponen dari investasi asing yang tidak turun adalah ke ekonomi digital dan e-commerce. “Jadi, tren ini masih sangat sehat, kuat. Dan sejauh ini tidak ada indikasi investor mulai kapok, atau gelisah, atau kehilangan antusiasme, atas potensi ekonomi digital. Yang saya lihat malah, kok masih meningkat lagi,” tambahnya

Tentu hal ini menjadi kekhawatiran bagi banyak pihak termasuk masyarakat. Karena seperti yang kita tahu, akan ada kemungkinan saham Indonesia semakin banyak dikuasai oleh asing. Terutama di dunia e-commerce dan digital. Ini menjadi keprihatinan kita bersama. Walaupun Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menjelaskan agar kita tidak takut secara berlebihan atau paranoid. Akan tetapi tetap saja penguasaan asing terhadap saham Indonesia ini sangat berbahaya.

Bayangkan saja, jika ekonomi dan saham di Indonesia ini lebih banyak dikuasai oleh asing, maka semakin banyak tingkat pengangguran terlebih biaya kebutuhan pokok, pangan, sandang, dan papan tentu akan semakin mahal dan masyarakat akan semakin kesulitan dalam memenuhi kebutuhannya

Inilah buah dari diterapkannya sistem yang mendukung penguasaan asing terhadap negeri ini. Lalu, sistem apa yang mampu menyejahterakan negeri ini? Tentu tidak lain adalah sistem yang berasal dari sang Ilahi, yaitu sistem Islam.  Sistem Islamlah yang dapat mengatur dan mengelola sumber daya alam dan sumber daya manusia dengan sangat baik. Karena Sistem Islam mengharamkan adanya jual beli saham termasuk privatisasi kepemilikan umum baik individu atau swasta termasuk asing. Sungguh Hanya Islamlah yang memiliki mekanisme pengaturan aset negara termasuk sumber daya alam secara mandiri. Sistem Islam tidak akan meminta bantuan atau mengemis bantuan kepada asing, apalagi membiarkan asing memiliki aset negeri. Mari terapkan Islam secara keseluruhan sebagai solusi terbaik bagi negeri ini dari cengkeraman asing. Wallahu A’lam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.