Ghazwul Fikr Menguasai Islam

57

Oleh: Ummu Nadiatul Haq (Member Akademi Menulis Kreatif)

Dengan kemeriahan kembang api dan kehadiran ratusan tamu dari Kerajaan Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz meresmikan pembangunan taman hiburan raksasa di Qiddiya, dekat dengan Riyadh, Sabtu, 28 april 2018. Didampingi  Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Pendanaan Investasi Publik, Saudi bersiap untuk meningkatkan sektor hiburan dan industri pariwisata dalam program bertajuk “Visi 2030”.  Qiddiya menjadi salah satu langkah nyata kerajaan untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak. Taman tersebut diyakini bakal menjadi kota hiburan terbesar di dunia pada 2030, dengan total luas mencapai 334 km persegi.

(RIYADH, KOMPAS.com —29-4-2018).

Sangat menyedihkan sekali membaca berita negeri kaum muslimin terbesar, tempat berkumpulnya seluruh kaum muslimin ketika haji, jantung kaum muslimin sedunia, saat ini sudah sangat sekuler dengan membuat tempat hiburan yang sangat megah dan besar memandingi disney land di Amerika.  Sungguh miris, ini terjadi di tanah suci, tanah kaum muslimin sedunia beribadah haji.

Ini terjadi karena gencarnya ghazwul fikr yang dilakukan oleh mereka pengemban ideologi kapitalis sekuleris, untuk menghancurkan islam.  Dalam sejarah panjang upaya mereka menghancurkan islam tidak mampu dilakukan secara perang fisik, daulah islam sangat kuat secara fisik, strategi perang yang jitu selalu mengalahkan kaum kafir, dan sangat ditakuti.  Daulah bisa tegak berdiri di madinah sampai kedaulahan di Turki Ustmani terhitung sejak hijrahnya Rasulullah sampai 27 rajab 1342 H bertepatan dengan 3 maret 1924 Masehi.  Selama 13 abad Islam berdiri kokoh, bisa dihancurkan setelah 13 abad karena ghazwul fikr, perang pemikiran, karena secara fisik mereka sering terkalahkan dengan kekuatan daulah islam.  Perang pemikiran-ghazwul fikr yaitu dengan menanamkan faham sekulerisme yang ditujukan kepada intelektual muslim dengan menjauhkan kaum muslimin dari pemahaman islam, sehingga kaum muslimin mulai menerima ide-ide kufur yang menghancurkan dari dalam tubuh daulah tanpa disadari. Ini adalah bentuk penjajahan mereka terhadap islam, dengan merasuki kaum muslimin dengan ide nasionalisme/ kebangsaan, memecah belah kesatuan kaum muslimin, ide sukuisme , dan yang utama ide sekulerisme, yang melahirkan ide liberalisme dan pluralisme, kapitalisme dan demokrasi.

Sekularisme adalah cara memandang kehidupan tanpa agama (outside the religion), dalam definisi modern juga bisa dikatakan memisahkan agama dari kehidupan publik (negara). Awal munculnya pandangan ini adalah ketika terjadi konflik antara agama katolik dan para cendekiawan di eropa yang berlangsung pada abad pencerahan (enlightment ages) sekitar abad 16 sampai abad 17, yang sebelumnya dilalui oleh abad gelap (dark ages) yaitu sekitar abad ke 5 samzpai dengan abad ke 15.

Kaum muslimin ketika masih di bawah naungan islam, mulai melemah pemikirannya sejak ada revolusi industri di eropa abad ke 12 H (18 M).  Daulah mulai lemah karena pemahaman yang salah tentang pemikiran islam, keburukan penerapannya dan tidak ada ijtihad para mujtahid.  Sehingga ketika ada sesuatu yang baru, kaum muslimin mengalami kebingungan mengambil atau tidak. inilah penting nya mujtahid, orang yang mampu mememecahkan masalah baru muncul dengan menggali dari dalil-dalil kuat, sehingga bisa menetapkan apakah yg baru itu halal, haram, boleh ataukah tidak di ambil oleh kaum muslimin.

Kondisi saat ini muslimin sudah merasuki tubuhnya pemahaman sekuler, memisahkan agama dari kehidupan sehingga apapaun yang dilakukan seperti sah sah saja di ambil asalkan ada manfaat nya , tidak lagi mengubungkan dengan hukum syariat islam.  Kaum muslimin hanya memahami islam dari aspek rohani nya saja daripada pemikiran politik dan perundanga-undangan.  Mereka buta memahami kitabullah dan sunnah rasul.

Dengan dalih modernisasi, dan kemajuan mereka mengambil semua yang di contohkan barat, contohnya ada ajang putri muslimah  seasia di laksanakan di Indonesia, yg berkarakter itu yang memahami kemodernan, bukan wanita yang terkungkung dengan terikat syariat islam.  Dianggap maju kalau suatu negara bisa mirip dengan Eropa, Amerika, yang merupakan negeri kufur dari sisi food,fashion dan fun tanpa menghubungkan dengan hukum nya dalam islam.  Di arab dengan membangun tempat bermain menandingi disney land seolah-olah menjadi kemajuan bagi kaum muslimin.

Jelas sekulerime adalah pintu masuknya peradaban barat yang menghancurkan islam dr sebelum runtuhnya daulah sampai saat ini masih terus mereka gencarkan dengan berbagai uslub salah satu nya yang terjadi di arab ini.

Sesungguhnua kemajuan islam akan dirasakan ketika muslimin konsisten memegang islam, menjalankan semua syariat Nya yang murni tidak terpengaruh dengan budaya barat yang bertentangan dengan islam, dan bukan dengan diterimanya nilai nilai yang berasal dari barat.

.

JASA EDIT VIDEO, VIDEO SHOOTING, VIDEO COMPANY PROFILE Telp. 0818 0490 4762

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here