FUIB Surabaya Serukan Khilafah dan Persatuan Umat

167

Surabaya, Mediasiar.com – Permasalahan umat Islam tak kunjung terselesaikan. Bahkan kian hari kondisi umat Islam semakin terpuruk. Mulai dari problem remaja, pendidikan, ekonomi, LGBT dan kriminalisasi ulama.

Kondisi inilah yang menggugah kepedulian ulama untuk berkumpul dalam acara Mudzakaroh Ulama yang diselenggarakan Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Surabaya bekerjasama dengan Masjid Syuhada, Komplek AURI Simo Gunung pada Sabtu (20/1). Acara ini dihadiri lebih dari 100 orang ulama dan jamaah dari berbagai wilayah kota Surabaya.

Almukarrom al fadhil Ustadz Hafiduddin dalam taushiyyahnya menegaskan, “Umat Islam belum bersatu karena pemahaman belum sama. Umat disatukan dengan pemahaman Islam. Kondisi saat ini, pendidikan tidak Islami, ekonomi tidak Islami, peradilan tidak Islami, pergaulan tidak Islami. Karena itu menurut beliau problem utama umat Islam adalah belum diterapkannya Islam secara menyeluruh. Syariat Islam tidak diterapkan. Umat tidak punya pemimpin yang menerapkan syariat Islam. Karena itu umat Islam wajib berjuang untuk tegaknya syariat dan khilafah yang akan menerapkan Islam dan menyatukan umat.

Hadir juga dalam acara ini al mukarrom al fadhil Ustadz Drs. Suharto, praktisi pendidikan Diknas Jatim mengupas persoalan pendidikan anak yang membutuhkan sinergi kerjasama antara keluarga, lembaga sekolah dan lingkungan masyarakat untuk membentuk anak sholeh. Bahkan keberhasilannya juga perlu didukung peraturan perundangan yang dibuat pemerintah. Beliau mengajak hadirin apapun profesi, agar ikut berperan menjelaskan pentingnya Islam Kaffah.

Sementara Sekjen FUIB Surabaya, al mukarrom al fadhil Ustadz Suhail Karim menegaskan bahwa Islam itu mempersatukan. Ulama dan umat harus bersatu menjaga kemuliaan Islam. Beliau mengingatkan jamaah, “Tanda-tanda iman yang hidup, ketika diseru kepada Allah, jawabnya Sami’na wa atho’ na”.

Al Mukarrom al fadhil Ustadz Shalahudin Fatih dalam taushiyyahnya mengingatkan jamaah bahwa, “Umat Islam dibekali konsep hidup yang hebat. Pembawa risalahnya Nabi Muhammad, manusia yang hebat, sayyidul anbiya”. Karena itu konsep Islam sudah sempurna. Umat Islam tidak membutuhkan konsep hidup lain. Cukup dengan syariat Islam untuk mengatur kehidupan masyarakat. Untuk menerapkannya dibutuhkan pemimpin yang menerapkan syariat Islam secara kaffah.

Beliau juga menambahkan bahwa Umat Islam akan menjadi umat terbaik (khairu ummah) ketika memenuhi syarat sebagaimana disebutkan dalam al Qur’an surat Ali Imron ayat 110, yaitu; Iman (tidak boleh ragu) dan amar makruf nahi mungkar. Karena itu pesan beliau, kita tidak boleh apatis. Harus melakukan amar makruf nahi mungkar. Tidak boleh berdiam diri atas kemaksiatan yang terjadi di masyarakat.

Alhamdulillah para ulama dan jamaah yang hadir dalam mudzakarah ini bersemangat dan bersepakat untuk mendakwahkan Islam Kaffah dan memperjuangakn tegaknya kepemimpinan Islam yaitu Khilafah Islamiyyah. Para jamaah juga berharap khatib jumat di seluruh masjid untuk menjelaskan Islam kaffah dalam khutbahnya agar umat memahami Islam secara benar dan menyeluruh. (AF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.