Derita Umat Tanpa Khilafah

467
Image Ilustration: Google

Oleh: Dede Yulianti A.Md (Revowriter Bogor)

“Sampaikan oleh kalian peringatan kepada Dr. Hertzl, agar dia tidak mencoba-coba untuk mengambil langkah-langkah baru apa pun dalam persoalan ini. Sungguh, aku tidak bisa melepaskan bumi Palestina walau hanya sejengkal.. bumi ini bukanlah milikku.. melainkan milik umat Islam.. Bangsaku telah berjihad dalam mempertahankan bumi tersebut dan menyiraminya dengan darah-darah mereka.. Lalu Yahudi itu meminta untuk orang-orang mereka.. dan jika Negara Khilafah suatu hari hancur, maka sungguh mereka pada saat itu akan mengambil Palestina secara cuma-cuma. Namun, selama aku masih hidup, tertancapnya pisau bedah pada tubuhku lebih ringan bagiku daripada menyaksikan Palestina terlepas dari Negara Khilafah, dan hal itu tidak akan pernah terjadi. Sungguh, aku tidak setuju untuk mencabik-cabik tubuh kita sendiri, padahal kita masih hidup.”

Khalifah Abdul Hamid

3 Maret 1924 Khilafah Islam dihancurkan. Lalu?

1) Turki resmi menjadi negara republik sekuler. Penghapusan segala hal yang berbau Arab. Bahasa Arab dihilangkan dari sejarah dan kosakata bahasa di Turki. Pakaian Muslim (jilbab) dilarang. Azan diganti bahasa Turki. Pelarangan pembangunan mesjid.

2). Palestina tempat Rasulullah Saw melakukan Isra. Baitul Maqdis kiblat pertama. Tahun 1947 resolusi PBB membagi dua Palestina. Yahudi mendirikan negara zionis 15 Mei 1948. ribuan orang Yahudi bermigrasi ke Palestina. Babak pertama derita muslim Palestina. Wilayah Palestina semakin sempit. Al Aqsa dikuasai Israel. Pemerkosaan muslimah di penjara-penjara Israel. Pembunuhan anak-anak Palestina. Penyerangan demi penyerangan terus dilakukan militer Israel.

3) Kashmir. Luas mencapai 217.935 km2 mencakup wilayah Pakistan, India, Cina serta Afghanistan. Jumlah penduduk mencapai 12 juta jiwa. Terdiri dari 85% kaum muslim, sisanya 15% kelompok lain, seperti Hindustan, Sikh dan Budha. Pembebas kaum muslim memberi nama Kashmir sebagai atap dunia, atau surga Allah di bumi. Negeri kaya penghubung satu-satunya Cina dan Pakistan.

India dan Pakistan dipisahkan oleh Inggris tahun 1947. India diserahkan pada penguasa Hindu. Mulailah penganiayaan dan penyiksaan pada muslim Kashmir. Tahun 1989 terbunuh 25.000 orang. Laporan Badan Amnesti Internasional: sejak Januari 1990- Desember 1998.
* 63.275 orang syahid, dibunuh dengan cara dituangi timah cair.
* 775 politisi, ulama dan imam mesjid dibinasakan.
*3.370 disiksa hingga tewas
*81.161 orang dijebloskan ke penjara tanpa proses pengadilan.

4) Afganistan hancur atas alasan mengejar Osama bin Laden. Pasukan koalisi Utara (AS) melancarkan perang brutal terhadap kaum muslim. Menggempur kota-kota seperti Kabul, Kandahar, Jalalabad dan lainnya dengan rudal Tomahawk dan memuntahkan sejumlah bom serta senjata lainnya. Serangan tersebut bertolak dari wilayah udara, laut dan darat milik kaum muslim. Di bawah ijin penguasa pengkhianat Pakistan dan Uzbekistan. Jumlah korban mencapai dua juta jiwa.

5) 2001 Irak dibombardir AS atas alasan kebohongan keberadaan senjata pemusnah masal. Tempat-tempat bersejarah bukti-bukti kejayaan Khilafah rata dengan tanah. Ribuan muslim terbunuh.

6) Rohingya disiksa. Para wanita diperkosa di hadapan keluarganya. Rumah dan mesjid dibakar. Kaum lelaki dianiaya hingga tak bernyawa. Diusir dari tanah kelahiran. Mencari tempat hidup aman. Bangladesh dan negeri tetangga menutup perbatasan. Menaiki sampan terombang-ambing di laut lepas tanpa perbekalan. Mencari suaka dan perlindungan tanpa kepastian.

7) Suriah. Pembunuhan masal oleh penguasa bengis. Diisolir dibiarkan mati tanpa bahan makanan. Allepo, mereka memakan rumput tuk mengisi perut. Kini Ghouta. Anak-anak tak berdaya kehilangan sebagian anggota tubuhnya. Hancur dibombardir pasukan Bashar durjana.

Sebagian saja. Terlalu banyak, lelah dan menyedihkan tuk menuliskan semua kisah umat Rasulullah Saw selepas hancurnya Khilafah Islam.

Sementara di sini tak ada bau mesiu, tak ada berondongan senjata. Tetapi isi kepala dan hati dijejali nafsu dan syahwat materi. Ibu bunuh jabang bayi, narkoba, korupsi, pacar dibunuh karena hamil, terjadi setiap saat. Acara kriminalitas tak pernah kehilangan berita setiap hari. Ulama dipenjara. Terbaru ulama diburu ‘orang gila.’

Tanpa Khilafah umat menjadi hidangan di atas meja selama 94 tahun lamanya. Perisai umat itu telah tiada. Namun kabar gembira dan janji Allah akan tegaknya kembali Khilafah, menjadi kekuatan bagi umat. Berjuang tuk mengembalikan kemuliaannya dan menegakkan perisai yang akan membela kehormatan kaum muslim.

تَكُوْنُ النُّبُوَّةُ فِيْكُمْ مَا شَاءَ ا للهُ أَنْ تَكُوْنَ ، ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ اَنْ يَرْفَعَهَا ، ثُمَّ تَكُوْنُ خِلآفَةً عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ ، فَتَكُوْنُ مَا شَاءَ اللهُ اَنْ تَكُوْنَ ، ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ، ثُمَّ تَكُوْنُ مُلْكًا عَاضًا ، فَتَكُوْنُ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ تَكُوْنَ ، ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ، ثُمَّ تَكُوْنُ مُلْكًا جَبَّرِيًّا ، فَتَكُوْنَ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ تَكُوْنَ ، ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ، ثُمَّ تَكُوْنُ خِلآفَةً عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ ، ثُمَّ سَكَتَ

“Periode kenabian akan berlangsung pada kalian dalam beberapa tahun, kemudian Allah mengangkatnya. Setelah itu datang periode khilafah aala minhaj nubuwwah (kekhilafahan sesuai manhaj kenabian), selama beberapa masa hingga Allah ta’ala mengangkatnya. Kemudian datang periode mulkan aadhdhan (penguasa-penguasa yang menggigit) selama beberapa masa. Selanjutnya datang periode mulkan jabbriyyan (penguasa-penguasa yang memaksakan kehendak) dalam beberapa masa hingga waktu yang ditentukan Allah ta’ala. Setelah itu akan terulang kembali periode khilafah ‘ala minhaj nubuwwah. Kemudian Nabi Muhammad saw diam.” (HR Ahmad; Shahih).

*Referensi: Buku Negeri-negeri Muslim Yang Terjajah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.