Bendera Rasulullah Berkibar di Dragons Back Hongkong

Bendera (Ar Rayah) Raksasa dikibarkan di Dragons Back. Foto: IG- nadia_rizqika

Hong Kong, Mediasiar.com – Bendera Hitam Bertuliskan Kalimat Tauhid yang dinamakan Ar Rayah, berkibar di Dragons Back Hong Kong pada Ahad 14 Januari 2018 kemarin.

“Ini bentuk partisipasi Kami Dalam membela agama, cara Kami meninggikan kalimat tauhid yang karena ini kami hidup dan ingin mati pun dengan kalimat “LAA ILAHAILLALLAH MUHAMMADURRASULLAH”, begitu ungkap Nadia Rizqika dalam akun instagramnya.

Bendera Ar Rayah Raksasa yang ukurannya 5 x 7 meter dengan berat sekitar 7kg, tersebut hanya dikibarkan oleh 6 muslimah. Sementara 1 muslimah bertugas melakukan pengambilan gambar. Secara logika, untuk mengibarkan Ar Rayah Raksasa dengan rapi dan bagus seperti pada foto, memerlukan setidaknya 8 orang. Akan tetapi, keenam muslimah ini mampu mengibarkannya dengan susah payah walaupun tiupan angin sangat kencang.

Keenam pengibar Ar Rayah Raksasa berfoto dan membawa poster bertuliskan KHILAFAH WUJUDKAN ISLAM KAFFAH Foto: IG- nadia_rizqika

Dragons Back adalah salah satu tempat wisata warga Hong Kong. Tak sedikit dari mereka yang mengamibil moment di tempat tersebut.

Nadia Rizqika mengatakan tujuan mengibarkan Ar Rayah Raksasa bukan semata hanya untuk eksistensi agar kelihatan “wah”. Namun, ini bentuk partisipasi mereka dalam membela agama, yaitu dengan meninggikan kalimat tauhid.

“Hal yang tidak kalah penting, dalam misi pengibaran tersebut, kami juga memperkenalkan Agama Islam. Ar Rayah adalah simbol/ panji Umat Islam, bukan teroris. Sebab, banyak dari mereka orang non muslim dan mengira bahwa Ar Rayah itu adalah bendera teroris. Mungkin karena warna hitamnya. Inilah yang sedikit mesti diluruskan dari pandangan mereka. Walaupun mungkin penjelasan tersebut belum tentu berpengaruh, tapi setidaknya dengan mengibarkannya, bila ada yang bertanya pada kami dengan pertanyaan bendera apa? Kami bisa menjelaskannya”, penjelasan Nadia dalam akunnya.

Screenshoot IG

Selain mengibarkan Ar Rayah, mereka juga terlihat membawa poster bertuliskan “Khilafah Wujudkan Islam Kaffah”. Walaupun jauh dari kampung halaman, tidak menghentikan upaya mereka untuk turut memperjuangkan Islam. Kerindungan mereka kepada penerapan syariat islam secara kaffah dalam negara Khilafah telah mereka buktikan dengan keberanian kibarkan bendera tauhid ini. [MS]

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.