Antara Pindah Ibu Kota dan Kisruh Papua.

    33

    Oleh : Rokim Abdul Karim

    Sebenarnya USA ingin menguasai Papua secara utuh itu udah lama sekali, ya sejak mereka mengetahui bahwa, cadangan emas di seluruh wilayah papua itu besar sekali. Tentu juga cadangan kekayaan alam lainnya.

    Masuknya kepentingan China di Indonesia, termasuk mereka mulai menambang emas di Papua, menjadikan USA mulai merasakan ancaman nyata dari China dan menganggap rezim sebagai anak bandel yang tidak mau ia atur, terlebih rezim sangat mematuhi arahan-arahan China.

    Hasrat USA untuk mendapatkan Papua secara utuh itu makin menjadi setelah rezim mengemukakan rencana untuk memindahkan Ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan. Pemindahan ibu kota adalah proklamir dari rezim bahwa rezim tidak mau diatur lagi USA. Rezim merencanakan untuk menjauh dari kontrol kedubes USA di Jakarta, dan menjauh dari kontrol kekuatan militer USA di Darwin Australia, dan mendekat pada kontrol kekuatan militer China yang ada di Laut China Selatan.

    Dalam tarik menarik kepentingan USA dan China itulah muncul kerusuhan di Papua dan seruan-seruan untuk memisahkan diri dari Indonesia. Keadaan di Papua telah dijadikan USA untuk menghukum rezim dan juga mengingatkan China agar tidak keluar dari garis batas yang telah ditetapkan USA. Kita akan lihat kompromi diantara USA dan China dan rezim sebagai wayang mereka kendalikan. Apabila kedua penjajah ini sama-sama ngotot, maka bisa saja sengketa diantara mereka berakhir dengan ibu kota tetap pindah ke Kalimantan Timur dan papua lepas dari NKRI, atau ada kompromi lain yang tentu tetap merugikan Indonesia.

    Melihat yang bertarung di Indonesia adalah negara-negara penjajah dengan kekuatan militer besar, maka Rezim tidak berani melakukan tindakan kekerasan pada aktor-aktor lapangan. Berbeda halnya ketika rezim menghadapi Ummat Islam, rezim mampu untuk bertindak brutal pada Ummat Islam, karena rezim tahu bahwa baik USA maupun China sama-sama memusuhi Ummat Islam.

    Melihat Indonesia telah menjadi ladang pertarungan negara-negara penjajah, maka sudah menjadi keharusan Ummat Islam di Indonesia untuk berjuangan agar Indonesia bebas dari cengkraman para penjajah tersebut. Dan kebebasan itu tidak akan didapat kecuali ummat harus menerapkan Islam secara sempurna lewat penegakkan kembali sistem Khilafah Islam.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.